TOKYO, - Hubungan
Indonesia-Jepang terhitung bulan depan memasuki usia ke-57 ini menurut Presiden
Joko Widodo sangat erat dan harmonis oleh karena itu mari sukseskan dengan
peningkatan lebih
Hal ini disampaikan Presiden
Jokowi dalam jamuan makan malam atas undangan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe
di Dining Hall, Kediaman PM Jepang, di Tokyo.
“Hubungan yang sangat erat
dan sangat harmonis, untuk itu kita sukseskan agar kerja sama ini semakin kita
tingkatkan lagi,”ucapnya.
Dalam kesempata ini,
Presiden Jokowi sangat senang bisa melakukan pertemuan yang sangat produktif
dengan penuh persahabatan dalam bilateral antara delegasi Indonesia dan Jepang.
Selain itu, Presiden
menyampaikan keputusannya yang memberikan bebas visa kepada wisatawan asal
Jepang agar makin banyak turis negara sakura mengunjungi Indonesia.
“Sehingga kita ingin banyak
wisatawan dari Jepang pergi ke Indonesia, Bali, Jakarta, Raja Ampat Papua,
Bunaken, Manado dan Bukit Tinggi di Sumatera,”ucapnya.
Dalam hal bebas visa,
Presiden mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang memberikan
kebijakan serupa sehingga warga Indonesia bisa berkunjung ke negeri sakura
tersebut.
“Saya meyakini bahwa
persahabatan antara Indonesia dan Jepang akan meningkatkan kesejahteraan, tidak
hanya rakyat Jepang dan rakyat Indonesia tetapi juga bagi kawasan dan bahkan
tingkat internasional,”ucapnya.
Dalam jamuan makan malam ini
turut hadir Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menko Perekonomian Sofyan
Djalil, Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, Menteri BUMN Rini Soemarno,
Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko dan
Kepala BKPM Franky Sibarani.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz