JAKARTA, - Gagal ginjal yang
diidap gitaris Slank Abdee Negara dilatar belakangi dengan gaya hidupnya yang
tidak sehat.
Hal ini diakui oleh AbdeeSlank yang memiliki keturunan darah tinggi dan selama 10 tahun terakhir
penyakit itu tidak terawatt yang akhirnya merusak ginjal.
“Saya punya keturunan darah
tinggi. Selama 10 tahun terakhir darah tinggi saya tak terawatt sehingga
akhirnya merusak ginjal. Darah tinggi itu erat kaitannya dengan lifestyle dulu
tidur saya tidak teratur, makan tidak teratur,”ucapnya.
Dengan kondisi fungsi ginjal
tinggal 3 persen membuat Abdee memutuskan rehat dari Slank dan menjalani
program cuci darah seminggu tiga kali.
“Saya cuci darah seminggu
dua kali setiap Senin dan Kamis. Selain kesehatan menurutn, berat badan juga
jadi fluktuatif. sebelum cuci darah berat badan saya 46 kilogram, setelah cuci
darah bisa 51 kilogram,”ucapnya.
Dalam hal cuci darah,
dirinya memilih rumah sakit yang ada di Indonesia ketimbang berobat di luar
negeri dengan asalan rumah sakit di Tanah Air sudah rutin melakukan
transplantasi atau cangkok ginjal.
“Saya pakai banyak dokter
mulai dari rumah sakit yang ada di Cikini, Pondok Indah, Pertamina, RSCM sampai
Rumah Sakit Gatot Subroto,”ucapnya
Terkait dengan Rumah Sakit
Gatot Subroto dimana dokternya mengurusi kegiatan kepresidenan apakah ada
fasilitas yang diberikan dari Istana mengingat dirinya aktif sebagai relawan
saat kampanye Presiden Joko Widodo, dirinya membantah tersebut.
“Tidak ada. Kebetulan saja,
para dokter di Rumah Sakit Angkatan Darat kan memang ada beberapa yang dokter
Istana,”ucapnya.
Namun Abdee mengatakan bahwa
Jokowi sempat menjenguknya ketika dirinya sedang diopname selama satu bulan
beberapa waktu lalu.
“Beliau sempet menjenguk dan
memberi saya semangat,”ucapnya
Abdee juga berpesan untuk
sadar bahaya akan gagal ginjal yang penyebabnya adalah gaya hidup tidak
teratur, dan menerapkan pola hidup sehat.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz