Minggu, 18 Januari 2015

Perancis Bela Kebebasan Eksperesi

PARIS, - Disaat banyak pengunjung rasa anti Charlie Hebdo bertebaran di negara lain membuat Perancis pun angkat bicara dan mengatakan tidak mengerti tentang keterikatan antara Perancis dengan kebebasan berbicara.

Hal ini disampaikan Presiden Perancis, Francois Hollande ketika dalam kunjungan ke kota Tulle, Perancis Selatan
Ilustrasi - Istimewa

“Kami telah mendukung negara-negara ini dalam perang melawan terorimes, saya ingin menyatakan solidaritas (dengan mereka) tetapi pada saat yang bersamaan Perancis memiliki prinsip dan nilai, terutama kebebasan berekspresi,”ucapnya.

Ucapan Hollande sendiri terkait dengan edisi terbaru majalah Satire Charlie Hebdo yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad yang berakibat bentrokan berdarah di sejumlah negara Islam seperti Nigeria, Pakistan dan Aljazair.

“Ada ketegangan di luar negeri,  di negara dimana warganya tidak mengerti keterikatan kami dengan kebebasan berbicaya, kami telah melihat aksi protes itu, dan saya tegaskan bahwa di Percansi semua agama di hormati,”ucapnya.

Terkait dengan situasi ini, Presiden Perancis pun mendapatkan positif dari segi politik dan pemilih yang mana para pemilih memandang cakap dalam mengatasi masalah ini.

Dalam jajak pendapat, popularitas Hollande naik menjadi 34 persen dari 24 persen sebelum serangan mematikan tersebut.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/Lorcasz