Selasa, 20 Januari 2015

Meningkat, Tingkat Gangguan Mental Prajurit Inggris

LONDON, - Akibat perang yang berkecampuk di kawasan Timur Tengah dengan pengiriman jumlah personel banyak serta durasi panjang membuat prajurit Inggris mengalami gangguan mental bertambah tiap hari.

Ilustrasi - Istimewa
Sebagaimana dilaporkan media lokal dengan mengutip data dari Kementerian Pertahanan Inggris setidaknya gangguan mental prajurit ini meningkat dari 3,927 pada tahun 2011 menjadi 5,076 di tahun 2013 lalu dan bisa meningkat pada 2014 yang belum dikeluarkan datanya

Menurut jurubicara Kementerian Pertahanan mengatakan alasan meningkatnya angka ini karena tidak adanya kesadaran tentara untuk  memperhatikan kesehatan mental serta mendiskusikan dengan dokter.

Bahkan menurut jubir tersebut diperkirakan satu dari empat hingga satu dari lima tentara mengalami gangguan mental dan untuk menanggulagi masalah ini pihaknya berkomitmen untuk menjamin semua tentara dengan dukungan yang mereka butuhkan

“Layanan kesehatan mental kami telah melakukan konfigurasi dengan ketentuan Angkatan Bersenjata dan termasuk 16 Departemen Komunikasi Kesehatan Mental di seluruh Inggris dengan tambahan cabang di seluruh pelosok,”ucap Jubir Kemhan Inggris.

Selain itu, Kemhan Inggris juga berencana melaksanakan beberapa kampanye seperti jangan menahan emosi dengan memberanikan diri bercerita.

“Sebagai tambahan, kami menjalankan kampanye seperti Jangan Menahan Emosi agar memberanikan personel kami untuk berbicara. Ada kemungkinan bahwa setiap peningkatan pengungkapan personal disebabkan kombinasi dari beberapa faktor termasuk pengurangan stigma,”ucap Jubir Kemhan

Untuk isu ini, Kemhan Inggris mengeluarkan dana sebesar 7,4 juta Euro atau setara dengan Rp106,3 miliar untuk menjami adanya dukungan kesehatan mental bagi para tentara.

Isu ini merebak setelah Deputi Perdana Menteri Inggris, Nick Clegg mengatakan ada bias tak terungkap yang lebih memprioritaskan penyakit fisik ketimbang perhatian kepada kesehatan mental.




Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz