Minggu, 03 Mei 2015

Chelsea Juara EPL 2014/15

LONDON, - Hanya butuh satu gol untuk mencatatkan klub asal London Utara, Chelsea sebagai Juara Liga Premier Inggri musim 2014/15.

Kepastian juara ini diperoleh Chelsea ketika menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Premier Inggris dengan berakhir kemenangan 1-0.

Gol pemain asal Belgia yang menyabet Pemain Terbaik PFA bulan Maret, Eden Hazard membawa Chelsea meraih tiga point dan pesta kemenangan atas juara Liga Inggris musim ini di menit ke-14.

Dengan hasil ini maka klub asuhan Jose Mourinho ini tidak bisa dibendung lagi oleh competitor mereka yaitu Manchester City dan Arsenal, karena ini berbeda 16 angka

City sendiri baru akan bertandingan laga Chelsea melawan Tottenham Hotspur, sedangkan Arsenal bertamu ke kandang Hull City pada Senin (4/5) waktu setempat.

Raihan ini menjadi yang pertama sejak terakhir menjuarai pada musim 2009/10 dan menjadi perdana juga sejak dilatih kembali oleh Jose Mourinho.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

ACT Team Jadi Dewa di Gorkha

KATHMANDU, - Pasca gempa Nepal, ACTion Team for Nepal, tim pertama ACT telah menunaikan sejumlah aktivitas kemanusiaan. Rabu (29 April) di Bhaktapur - distrik sejauh 25 km timur Kathmandu - disusul Kamis-Jumat (30 April-1 Mei) di Desa Baseri Distrik Gorkha.

Sebagaimana informasi yang diterima dari Desy Kurnia selaku PR ACT melalui email menjelaskan bawa Desa ini, 150 km baratdaya Kathmandu. 110  km lewat highway di perbukitan beraspal mulus hingga desa Dharding. Lepas dari situ 30 km jalur full offroad sampai desa Solentar (dalam Bahasa Urdu, artinya: dataran yang hijau). Dari situ jalan kaki lagi 10 km ke desa Baseri.

Dok. ACT
Menurut Syuhelmaidi Syukur selaku Ketua ACTion Team for Nepal mengatakan bahwa kegiatan mereka di desat tersebut melihat sudah banyak lembaga swadaya yang menggelar aksi di Kathmandu dan desa sekitarnya padahal titik gempa justru berada di tempat ini yang menuju lokasi tidak mudah.

“Aksi kami geser ke Desa Baseri, karena sudah banyak NGO beraksi di Kathmandu dan desa-desa sekitarnya, padahal episentrum gempa Nepal justru di distrik Gorkha. Kami empat jam berkendara mobil, itupun harus yang 4WD, disusul jalan kaki. Kami melintasi desa Arughat, desa Arkect. Di sini kami belanja logistik lebih dari 5 ton untuk warga Baseri,” ucapnya

Belanja logistik di lokasi, sudah menjadi prosedur standar operasi ACT, agar ekonomi lokal juga bergerak.

“Biasanya sepekan hingga sebulan pasca bencana besar, ekonomi lokal mengalami stagnasi. Membelanjakan berbagai bantuan natura di sekitar kawasan bencana, membantu pemulihan ekonomi setempat,” ungkap Syuhel.

Dari lokasi inilah, tim menyewa 25 keledai untuk membawa logistik bantuan. Perjalanan ke desa Baseri empat jam lamanya, berayun seiring kecepatan keledai membawa beban berat. Praktis sekitar delapan jam, perjalanan mengirim bantuan ke distrik Gorkha ini.

Bahan bantuan yang diberikan berupa dal (kacang hijau giling), bitter rice (beras yang dipress jadi pipih menyerupai oats, biasa dimakan untuk sarapan), garam dan minyak goreng.  Bitter rice ini dalam bahasa Urdu disebut curra.

Tiba di lokasi, sesepuh Baseri mewakili warga mengatakan terima kasih kepada para sahabat dari Indonesia dan sangat bahagia bisa menerima bantuan tersebut.

”Terima kasih banyak, sahabat-sahabat datang dari jauh, dari Indonesia, ke desa kami di gunung seperti ini. Kami bahagia sekali Anda datang dengan bantuan sebanyak ini. Danyabat (terima kasih)…namaste (salam),” ujar Homad Neupane.

Bambang Triyono, salah satu anggota tim, tak kuasa menahan haru. Bahkan, terasa berlebihan buatnya karena masyarakat setempat menyebut tim ACT sebagai dewa mereka.

”Masa, kami berkali-kali usai bubaran seremoni pembagian, dikerumuni warga, semua berkali-kali mengatakan we are very happy.” Tak hanya kata-kata itu yang membuatnya jengah. “Ada yang bilang, ‘kalian seperti dewa bagi kami, sungguh, kalian jadi dewa kami hari ini’. Lalu ada seorang pemuda terpelajar, karyawan hotel di Kathmandu. Dia katakan ‘saya bersumpah demi jiwa ibu saya, sungguh, ini (bantuan) yang pertama kali untuk desa kami. Danyabat’. Sambutan mengharukan ini, membuat kami bangga sebagai wakil Indonesia,” kata Bambang.

ACT sendiri selain mendistribusikan bantuan bahan pangan, obat-obatan dan sandang, saat ini menyiapkan shelter terintegrasi.

Untuk bencana berskala besar yang menuntut dukungan jangka panjang, ACT biasanya menyiapkan integrated community shelter (ICS) di mana sejumlah shelter diintegrasikan dalam satu area, sehingga bantuan apapun bisa terpantau dan terkelola dengan baik.

“Kebersamaan penanganan, ikut membantu percepatan pemulihan sosial dan psikologis korban bencana,” jelas Syuhel.

Selain itu, Syuhel menjelaskan, ACT menyiapkan posko kemanusiaan di Kathmandu, ibukota Nepal, sebagai sentra koordinasi relawan dan donor.

“Sentra ini memungkinkan semua bantuan terkelola dengan baik. Di posko ini pula, relawan lokal dan tenaga pendukung bisa bersiap-siap menerima estafet kelembagaan saat kami sebagai elemen asing harus kembali. Dimanapun ACT beraktivitas, baik di mancanegara maupun terlebih di Indonesia, relawan-relawan lokal menjadi bagian keluarga besar gerakan kemanusiaan bersama ACT,” kata Syuhel.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Turunkan Angka Prostitusi, Indonesia Coba Contoh Swedia

BANJARMASIN, - Issu tentang akan dilegalisasinya prostitusi di Jakarta membuat pro dan kontra di kalangan masyarakat dan pengambil keputusan negeri ini.

Namun ada juga yang meminta agar pihak-pihak lebih mengkajinya dengan melihat negara yang sukses menekan problema social ini.

Adalah Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa ketika berada di Kalimantan Selatan sebagaimana dilansir media setempat yang berharap Indonesia bisa mencontoh Swedia dalam menurunkan angka dan peminat dunia esek-esek nikmat ini.

“Angka prostitusi di Swedia bisa turun sampai 75 persen dan laki-laki peminatnya turun sampai 80 persen dalam tiga tahun, “ucapnya

Menurutnya angka prostitusi di negara skandinavina tersebut karena memberikan hukuman yang cukup berat bagia orang yang menggunakan jasa prostitusi.

“Kita berdoa, masa di Swedia bisa kita tidak bisa,”ucap Mensos.

Mensos Khofifah mengatakan bahwa prostitusi itu adalah perbudakan, kriminalisasi, eksploitasi dan perdagangan manusia.

Apa yang dikatakan Mensos soal penerapan hukuman kepada para penikmat bisnis esek-esek kenikmatan di Swedia adalah benar.

Berdasarkan penelusuran, Swedia menerapkan bahwa prostitusi adalah pelanggaran hukum berat.

Pertama kali perangkat hukum ini dijalankan di Stockholm pada tahun 1999 dimana prostitusi dalam pengertian hukuman seksual berbayar, terlebih terorganisir merupakan tindakan illegal.

Siapa pun yang melakukan aksi ini baik pelaku maupun germo akan dikenakan hukuman denda maksimal dan penjara selama satu tahun termasuk diantaranya yang memberikan imbalan atas kegiatan tersebut.

Ketentuan hukum ini dituangkan dalam Undang-Undang yang dikenal dengan SFS 1998:408 dimana mereka yang membayar untuk hubungan seksual dan mengambil keuntungan dari hubungan seksual casual orang adalah pelanggaran hukum

Perangkat hukum ini pun diperbaharui pada 2005 dengan menekankan lebih rinci soal kegiatan pembelian jasa seksual, kemudian 2011 kembali direvisi untuk menekankan dalam hal hukuman yang jelas

Dengan produk hukum ini, setidaknya hasilnya positif dimana prevalensi penyakit kelamin dan social yang diturunkan dari kegiatan ini menurun sangat tajam.

Swedia negara yang terkenal dengan segala hal juga sama dengan negara lain memiliki pusat hiburan malam seperti klub, bar, namun mereka tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan gender ini terbukti dengan produk hukum tersebut dan tidak adanya tempat prostitusi, kenapa Indonesia tidak bisa melakukan seperti itu ?


Kontak blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz


Polisi Paling Banyak Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Pers

JAKARTA, - Dalam rangka peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei setiap tahunnya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengatakan bahwa ada sekitar 37 kasus 11 diantaranya dilakukan aparat kepolisian RI.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Divisi Advokasi AJI Indonesia, Iman Nugroho sebagaimana dilansir dari laman social media AJI.

“37 kasus kekerasan dialami pers pada Mei 2014 hingga Mei 2015, sebelas di antaranya dilakukan polisi, enam kasus lainnya dilakukan orang tak dikenal, empat oleh satuan pengamanan atau keamanan, empat oleh massa dan oleh berbagai macam profesi lainnya antara lain mahasiswa dan preman,”ucapnya

Dengan melihat presentasi tersebut, membuat Aliansi Jurnalis sepakat untuk menetapkan musuh bersama kebebasan pers tahun ini adalah pihak kepolisian dengan seperti ini diharapkan ada perbaikan di kemudian hari.

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2015 ini berlangsung di Taman Menteng, Jakarta dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan sejumlah kegiatan seperti membagikan brosur berisikan tentang imbauan kemerdekaan pers dan antikekerasan terhadap awak media kepada para pengguna jalan yang melintas di sekitar Taman Menteng

Selain itu ada juga orasi dari para penggiat media seperti dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta Muhamad Isnur dan Perwakilan AJI Indonesia.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Serie A, Arturo Vidal Pastikan Scudetto Keempat Juventus

GENOA, - Setelah dua kali gagal mengunci gelar, kali ini dihadapan pendukung Sampdoria, Juventus pastikan gelar mereka keempat berturut-turut.

Bertanding di kandang Sampdoria, Luigi Ferraris, Genoa tidak membuat anak asuh Max Allegri tertekan walau tuan rumah terus menguasai permainan.

Gawang Buffon pun nyaris kebobolan pada menit kesepuluh lewat peluang dari Obiang yang mendapatkan ruang sempuran yang kemudian menembaknya namun sayang bola melenceng dari gawang

Juventus mencoba mencuri gol lewat Fernando Llorente namun serangan yang dibangun belum bisa berbuah gol.

Juventus pun pecahkan kebuntuan pertandingan dimana pemain Chile, Arturo Vidal mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32 setempat mendapatkan umpan silang dari koleganya asal Swiss Lichtsteiner dan lewat tandukan kerasnya Vidal taklukan Kiper Viviano.

Kedudukan menjadi 1-0 untuk Juventus tidak berubah hingga babak pertama usai. Lepas turun minum tim asuhan Max Allegri memegang kendali permainan ini dibuktikan beberapa kali Kiper Viviano harus berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya dari gol.

Bahkan Juventus pun mengurung permainan Sampdoria membuat tuan rumah tidak ada kesempatan untuk mengembangkan permainan mereka.

Pada menit-menit akhir, Bonucci mendapatkan kesempatan untuk menggandakan keunggulan Juventus namun sundulannya masih melebar.

Hingga babak kedua usai, kedudukan 1-0 untuk Juventus tidak berubah dan memastikan Si Nyonya Tua meraih gelar Scudetto keempat secara beruntun dan gelar pertama bagi Max Allegri bersama Juventus.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Sabtu, 02 Mei 2015

FIFA Minta PSSI Selesaikan Masalah Internal

JAKARTA, - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) diminta FIFA untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Hal ini disampaikan  Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan sebagaiaman dilansir dari laman resmi PSSI dimana pihaknya telah melaporkan perkembangan yang terjadi di Tanah Air kepada perwakilan FIFA dan AFC.

“Hasilnya AFC dan FIFA dengan penuh menyatakan bahwa Kongres PSSI pada 18 April di Surabaya sudah berjalan sesuai dengan statute dan diakui kepengurusannya hingga 2019 sampai kongres di gelar kembali,”ucapnya.

Soal kisruh dengan Menteri Pemuda dan Olahraga menurut Hinca, FIFA telah memberikan arahan dengan batas waktu secepatnya.

“FIFA memerintahkan PSSI untuk menyelesaikan masalah yang terjadi saat ini secara internal. Untuk batas waktunya secepatnya,”ucapnya.

Seperti diketahui, bahwa Menteri Pemuda dan Olaraga RI, Imam Nahrawi mengeluarkan kebijakan untuk pembekuan terhadap semua yang berkaitan dengan PSSI terkait tidak dijawabnya surat yang dikeluarkan Kemenpora soal dua klub bermasalah dan kompetisi.

Alih-alih PSSI dengan sangat percaya diri akan terus berjalan dan mengabaikan surat Menpora soal permbekuan serta keberadaan dua klub yang bermasalah akhirnya putus aja dan lewat rapat tertutup Exco memutuskan menghentikan semua kompetisi termasuk liga professional kebangaan mereka yang disponsor Bank Qatar, QNB League.

Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

PSSI Hentikan Liga QNB dan Semua Kompetisi

JAKARTA, - Akhirnya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terkait dengan sanksi yang diberikan Kemenpora dengan dukungan pecinta sepakbola nasional memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan kompetisi yang berada dalam lingkungan kerja mereka.

Keputusan penghentian ini keluar dari hasil rapat Komite Eksekutif PSSI yang berlangsung di kantor mereka, komplek Gelora Bung Karno, Senayan

“Kompetisi ISL (Indonesian Super League / QNB) 2015 dinyatakan Force Major sehubungan dengan kondisi luar biasa di luar PSSI yang menyebabkan kompetisi tidak bisa berjalan dengan baik, kompetisi tidak bisa tuntas diselesaikan jadi kompetisi dihentikan,”ucap Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI, Hinca juga mengatakan pembubaran kompetisi dikarenakan pembekuan organisasinya oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ditambah tidak keluarnya izin kepolisian untuk menggelar semua pertandingan QNB League.

Sementara itu, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono sebagai operator dari QNB League mengatakan bahwa pihaknya bukan dibalik pengambil keputusan tersebut namun berdasarkan keputusan Exco PSSI.

“Atas keputusan Exco PSSI ini, maka PT Liga Indonesia memutuskan kompetisi ISL 2015 stop, berhenti, selesai tidak tuntas dengan kondisi Force Major yang telah ditetapkan ini,”ucapnya

Soal kelanjutan kompetisi, CEO Joko mengatakan itu semua tergantung dengan keputusan PSSI sebagai induk mereka berkaitan dengan sepakbola dan kompetisi.

"Bila nanti ada perubahan keputusan dari Exco PSSI, maka kompetisi akan dimulai dengan nama yang baru bisa saja Kompetisi ISL 2015-2016 atau Kompetisi ISL2016,”ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kronologi Penangkapan Versi Novel

JAKARTA, - Setelah lebih dari 24 jam bungkam, akhirnya penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya angkat suara atas apa yang terjadi terhadap dirinya.

Ketika jumpa pers, Penyidik Novel mengatakan bahwa sekitar pukul 00.00 WIB aparat dari Bareskrim didampingi ketua RT kediamannya bertamu ke rumahnya.

“Sekitar pukul 00.00 WIB datang penyidik Bareskrim didampingi ketua RT Pak Wisnu, sebagaimana orang bertamu pencet bel,”ucapnya

Ketika bel rumahnya berbunyi, Novel pun beranjak dari tidurnya kemudian membuka pintu sembari mempersilahkan para tamunya untuk duduk dan membicarakan maksud kedatangannya.

“Untuk kepentingan penyidikan penyidik Polri melakukan penangkapan dan sebagai penyidik KPK saya memahami proses itu,”ucapnya.

Soal di Bareskrim, Novel mengaku sempat diperiksa namun karena tiadanya kuasa hukum dirinya menolak.

“Saya sempat diperiksa di Bareskrim tapi tidak ada kuasa hukum. Saya menolak karena tidak didampingi kuasa hukum,”ucapnya.

Dirinya juga menolak untuk ditahan oleh aparat ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua karena tidak adanya urgensi dalam pemindahan dari sepupu Anies Baswedan ini.

Setelah menolak ditahan, tiba-tiba menurut Novel penyidik Polri membawa dirinya ke Bengkulu untuk menjalani rekonstruksi, dirinya pun meminta didampingi pengacaranya namun tidak dipenuhi.
“Saya memahami tapi saya minta agar ada penasehat hukum yang dihubungi. Rekonstruksi seharusnya didampingi penasehat hukum supaya lebih tepat tapi permintaan tidak dipenuhi. Baru besoknya penasehat datang,”ucapnya.

Pengacara Novel, Muji Kartika Rahayu pun mengamini apa yang dikatakan Novel dimana pada Sabtu (2/5) pagi dirinya menjelaskan kliennya tidak mengikuti proses rekonstruksi namun kepolisian tetap menggelar acara tersebut dengan imajiner yang tidak berdasar pada Berita Acara Pemeriksaan dan tidak substansial.

Akhirnya Novel pun diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat khusus dan tiba di Bandara Pondok Cabe, Tangerang pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 16.00 WIB.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Anggota Kerajaan Inggris Bertambah

LONDON, - Keluarga Besar Kerajaan Inggris Raya kembali berbahagia, kali ini datang dari keluarga Pangeran William yang mendapatkan anak keduanya yang lahir dengan jenis kelamin perempuan

Sebagaimana diberitakan media setempat, Kate Middleton sang istri melahirkan anak keduanya yang merupakan cicit kelima kerajaan Inggris.

Proses kelahiran yang yang dilakukan tim medis pimpinan Guy Thorpe-Beeston, ginekolog kerajaan dengan dibantu oleh Alan Farthing, ahli ginekolog langganan Ratu Elizabeth.

Kedua dokter ini juga membantu persalinan anak pertama pasangan yang mendapatkan gelar Duke dan Duchess of Cambridge ini

Hingga saat ini belum ada keterangan soal nama dari sang puteri yang juga adik dari Pangeran George ini kepada public.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jasad Duo Maut Bali Nine Tiba Dinegaranya

SYDNEY, - Dua jasad terpidana Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran telah tiba di negaranya, Australia.

Sebagaimana dilansir dari berbagai media setempat, jasad duo maut Bali Nine tiba pada Sabtu (2/5) dini hari waktu setempat dengan menumpang pesawat Qantas Airways dari Jakarta.

Turut mendampingi kedua jasad tersebut orangtua Myuran bersama saudaranya serta Istri Andrew yang warga negara Indonesia, Febyanti Herewila. Sedangkan saudar dan orangtua dari Andrew Chan sudah lebih dulu pulang ke Australia.

Andrew dan Myuran adalah dua dari sembilan anak muda Australia yang ditangkap aparat keamanan Bali dengan barang bukti 8.2 kg heroin ketika hendak meninggalkan Bali menuju ke negara.

Tertangkap kelompok anak muda yang dikenal dengan nama Bali Nine setelah pihak keamanan Bali mendapatkan informasi dari Perwakilan Polisi Federal Australia di Denpasar.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz


PM Italia akan Kunjungi Indonesia

ROMA, - Perdana Menteri Italia Matteo Renzi akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia tahun ini untuk meningkatkan kerja sama bilateral dalam bidang perdagangan, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) serta infrastruktur.

Sebagaimana informasi yang beredar kepastian kunjungan ini terkait dengan adanya pertemuan antara Menteri Perekonomian Italia Federica Guidi dengan Menteri Perdagangan Indonesia, Rachmat Gobel ketika World Expo Milano 2015.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Guidi menyatakan Italia berminat untuk berinvestiasi di bidang perdagangan, UKM dan infrastruktur.

Dengan pernyataan tersebut, Menteri Perdagangan Gobel mengundang menteri perekonomian Italia untuk mengunjungi Indonesia.



Kontak blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

#MayDay , Isu Perbaikan Hak menjadi Tuntutan Bersama Buruh di Asia

SEOUL, - Isu perbaikan hak dan kesejahteraan menjadi tuntutan bersama bagi komunitas Buruh tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh Asia.

Hal ini bisa dilihat di mulai dari Seoul sebagaimana dilansir dari media setempat, para buruh menentang rencana undang-undang pekerja dimana menurutnya akan memberikan fleksibilitas terhadap pasar buruh yang kaku.

Dalam reformasi ini menurut pandangan pemerintah, pemilik usaha akan dipermudah dalam mempekerjakan atau memecat buruh. Hal inilah yang ditolak oleh para buruh negeri gingseng yang akhirnya berujung pada bentrokan dengan aparat kepolisian setempat.

Sementara di Taipe peringatan May Day berujung bentrok dimana para buruh melempari bom asap ke arah kantor presiden. Tuntutan mereka pun serupa dengan kawan-kawan buruh negara lain yaitu kenaikan gaji, pelarangan kerja kontrak dan pemotongan jam kerja.

Sedangkan di HongKong, para buruh menggelar aksi dami dengan mendesak pemerintah otonomi tersebut memberikan hak-hak yang lebih besar serta kondisi kerja yang lebih baik.

Bahkan para buruh ini pun meminta Pemerintah HongKong membenahi kesejahteraan pekerja setelah dunia melihat negeri ini ketika kasus pemukulan terhadap pekerja Indonesia, Erwiana Sulistyaningsih.

Sementara itu dari kawasan Asia Tenggara, ratusan buruh di pusat kota Manila, Philipina turun ke jalan untuk menuntut adanya kenaikan upah serta peluang kerja yang lebih.

Dalam aksi ini, para buruh menyayangkan banyaknya kolega mereka yang memilih bekerja di luar negeri ketimbang membangun negaranya sendiri bahkan ada yang terlibat kasus.

Dalam aksi ini mereka juga menyoroti kasus yang menimpa rekan mereka di Indonesia, Mary Jane yang ditunda pelaksanan eksekusinya karena diduga adanya penjebakan yang dilakukan agennya.

Kasus Mary Jane sendiri adalah potret krisis pekerja yang sudah parah terjadi di negara jajahan spanyol ini yang membuat banyak warganya memilih bekerja di luar negeri.





Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 01 Mei 2015

Sambut #MayDay dengan Aksi Nudis di Perancis

PARIS, - Ada yang menarik dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Perancis dimana terselip aksi nudis oleh tiga orang wanita aktivis feminis

Sebagaimana dilansir dari media setempat, aksi ini terjadi ketika Pimpinan Partai Sayap Kanan Front Nasional Marine Le Pen akan memulai pidatonya untuk menyerang pemerintah berkuasa.

Tiba-tiba dari balkon bangunan dekat podium berdiri tiga wanita berambut pirang dari organisasi Femen langsung membuka baju mereka dan bergaya ala Nazi, sementara di dada mereka tulisan Heil Le Pen.

Dengan bertelanjang dada, trio wanita ini kemudian mengibarkan bendera merah dengan lambing Partai Front Nasional yang mirip dengan lambing Nazi.

Aksi ini cukup lama sekitar 10 menit sebelum diamankan pihak keamanan acara. Ketika melihat aksi ini Le Pen pun memberikan komentar

“Sangat bertentangan jika kalian menyebut diri feminis tapi mencoba menganggu acara yang merupakan tribute bagi Joan of Arc,”ucapnya.

Dalam pidatonya di Hari Buruh Internasional, Le Pen serang kinerja pemerintahan Presiden Francois Hollande yang menurutnya menyebabkan perekonomian memburuk berdampak pada bertambahnya pengangguran di negeri mode tersebut.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Peringatan #MayDay di Turki Berakhir Bentrok

ANKARA, - Peringatan Hari Buruh Internasional atau yang dikenal dengan istilah May Day di kawasan Turki berakhir dengan bentrokan.

Sebagaimana dilansir media setempat, kepulan asap yang berasal dari tembakan gas aiar mata dan meriam air menghiasi kawasan Istanbul ketika personel polisi dan buruh terlibat bentrok.

Bentrokan ini terjadi ketika ribuan buruh negeri itu mengabaikan larangan yang dikeluarkan Presiden Tayyip Erdogan untuk tidak turun ke jalan.

Larangan untuk mengantisipasi kejadian luar biasa yang berujung kerusuhan pada 2013 di kawasan Taksim.

Setikdanya 140 demonstran ditahan karena aksi ini dimana polisi anti huru-hara tembakan meriam air dan gas air mata yang dibalas dengan batu serta botol dan kembang api.

Namun pemandangan berbeda dalam demo buruh di pusat kota Ankara yang menggelar aksi damai dengan menggelar tarian dan nyanyian.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

#MayDay , Polisi Bantah Kecolongan

JAKARTA, - Kepolisian membantah kecolongan saat penyelenggaraan Hari Buruh Internasional di Gelora Bung Karno (GBK) yang dikejutkan dengan jatuhnya sesesok jasad dari atap stadion dengan kondisi gosong.

Hal ini disampaikan Kepala Polisi Sektor Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Harry Sulistyo di GBK ketika ditanya sejumlah jurnalis.

“Kami tidak kecolongan, karena ini kejadian yang tidak kita duga. Kondisi apapun kami jaga,”ucapnya.

Sebagai informasi, seorang laki-laki dengan usia antara 40-45 tahun jatuh dari atas Stadion Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta dengan kondisi terlilit kain dengan luka parah di sekitar kepala serta terbakar.

Jasad pria tersebut jatuh tepat dibelakang panggung ketika musisi Ahmad Dhani sedang menghibur para buruh yang peringati Hari Buruh Internasional.

Jasad pria ini tidak membawa indentitas dan sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk ditindak lanjuti.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

#MayDay , Tubuh Korban Gosong Terlilit Kain

JAKARTA, - Hingga saat ini belum ditemukan titik terang dari peristiwa jatuhnya sesosokorang dari atas atap stadion Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta dengan tubuh gosong.

Informasi yang beredar dari tempat lokasi korban seorang pria dengan rataan usia antara 40 hingga 45 tahun dan tidak ada satupun identitas dalam diri pria ini.

Selain itu terdapat barang bukti berubah satu botol yang berisikan cairan namun belum diketahui isi dari botol tersebut.

Kondisi korban sendiri ditemukan dalam kondisi terlilit kain dan terbakar.selain itu juga terdapat luka parah di bagian kepala.

Insiden ini terjadi disaat musisi Ahmad Dhani sedang menghibur para buruh dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Polisi Jatim Gunakan 12 Drone untuk Pantau Peringatan Hari Buruh Internasional

SURABAYA, - Ada yang menarik dalam peringatan Hari Buruh Internasional dimana pihak kepolisian negeri ini sudah bisa dikatakan melek dan mengerti akan teknologi terkini.

Hal ini bisa dilihat dari Kepolisian Jawa Timur memanfaatkan teknologi terkini untuk memantau titik rawan yang dilalui ribuan buruh dengan menggunakan sekitar 12 kamera terbang atau yang dikenal dengan istilah Drone.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, penggunaan drone ini menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya (Kasatlantas Polrestabes) AKBP Made Agus Prasetya untuk memantau lima titik rawan yang dilalui ribuan buruh dan menjaga agar kondisi tetap kondusif menghindari hal yang tidak diinginkan.

Selain memantau pergerakan buruh, penggunaan drone ini juga digunakan untuk memantau serta merekam arus lalu lintas yang bisa langsung ditanggapi seandainya ada penumpukan.

Kelima titik yang dianggap rawan tersebut adalah Jalan Basuki Rahmat depan pertigaan jalan Kombes Pol M Duryat, Jalan Embong Malang. Jalan Pahlawan keluar Tol Dupak-Demak. Kemudian Jalan Raya Darmo depan Kebun Binatang Surabaya.

Peringatan Hari Buruh Internasional di Surabaya sendiri terpusat semua di depan kantor Gubernur Jawa Timur yang berada di kawasan Jalan Pahlawan sekitar Monumen Tugu Pahlawan.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

SBY Batal Berikan Pidato di Australia

PERTH, - Presiden RI periode 20 Oktober 2004 – 20 Oktober 2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan membatalkan kunjungan ke Perth, Australia dalam rangka memberikan pidato dalam forum kerja sama kawasan Indo-Pasific.

Informasi yang beredar yang juga termua dalam media setempat, sedianya SBY akan memberikan pidato dalam forum kerja sama bertajuk In The Zone 2015 yang berlangsung di kampus University of Western Australia (UWA)

Pembatalan ini disampaikan dalam sebuah surat yang ditulis oleh SBY dan dibacakan oleh Chancellor UWA, Michael Chaney AO

“Saya sangat ini datang tapi saat ini adalah waktu yang sangat sensiitf terkait dengan esksekusi mati dua warga Australia,”tulis SBY.

Mantan Menkopolkam ini mengakui bahwa keadaan saat ini terutama pasca eksekusi mati membuat kondisi yang kurang baik dengan membandingkan selama dirinya memimpin Indonesia yang dijaga kondusif dan bermain aman

“Saya berharap hubungan yang sedang terganggu ini dapat segera dikembalikan,”kata SBY

Hubungan Benci Tapi Rindu antara Indonesia-Australia ini sedang panas beberapa hari belakangan pasca duo maut Bali Nine sukses menjalankan hukuman yang diberikan majelis hakim kepada mereka pada Rabu (29/4) dinihari lalu di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah

Atas pelaksanaan eksekusi ini, membuat Australia terutama PM Tony Abbott dan Menlu Julie Bishop naik pitam dengan memanggil Dubes mereka di Jakarta kembali ke Canberra untuk konsultasi.

Dari dalam negeri Australia sendiri pun menuai kecaman teutama para mantan Dubes Australia untuk Indonesia dan juga mantan menlu yang menentang kebijakan dari dua petinggi negeri kangguru tersebut dalam membaca situasi seperti ini dengan melihat pentingnya keberadaan serta potensial Indonesia bagi negeri itu teurtama dalam hal ekonomi dan pendidikan


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Polri Rilis Kronologi Kasus Novel

JAKARTA, - Kepolisian Negara RI akhirnya merilis kronologi kasus yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang dijemput paksa pada Jumat (1/5) tengah malam dari kediamannya.

Menurut Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti, kasus ini terjadi pada 2004 silam dua tahun sebelum Novel bergabung dengan KPK di tahun 2006.

Ketika tahun 2004, Novel menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bengkulu dirinya disangka sebagai penembak pencuri sarang burung wallet.

Menurut Badrodin, kasus ini ada usaha untuk diselesaikan secara kekeluargaan namun belakangan korban dan keluarganya melaporkan kembali kasus ini dengan adanya ini maka perkara yang melibatkan saudar dari menteri pendidikan ini tidak bisa dihentikan.

“Dengan adanya kasus-kasus lalu, kemudian ada pelaporan kembali, apakah itu akan kami abaikan,”ucapnya.

Sementara kronologi yang beredar adalah pada 2004, Novel dan anak buahnya menangkap enam pelaku pencurian sarang burung walet.

Setelah menangkap mereka kemudian membawa para pencuri sarang walet tersebut ke kawasan Pantai Panjang Bengkulu.

Entaha apa yang terjadi di pantai tersebut, menurut versi Polri, empat pelaku ditembak sedang dua lainnya dilakukan oleh rekannya. Akibat aksi tersebut, satu dari enam pelaku meninggal.

Sebagai informasi, sekitar 13 penyidik Polri pada pukul 00.00 WIB mendatangi kediaman Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikawasan Kelapa Gading.

Novel yang saat itu baru pulang dari kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dan akan beranjak tidur tiba-tiba dibangunkan sang isteri karena mendengar suara bel rumah.

Novel pun bangun dan melihat sekitar 13 orang dengan menyebutkan dari Bareskrim Mabes Polri dengan memperlihatkan Surat Perintah Penangkapan untuk dirinya.

Penyidik Bareskrim ini tidak memberikan hak Novel Baswedan untuk mengganti pakaiannya bahkan langsung dibawa pergi dari rumahnya pada pukul 00.20 WIB

Novel Baswedan dijadikan tersangka atas kasus penembakkan pelaku pencurian sarang burung wallet ketika menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Bengkulu (Kasat Polresta Bengkulu) tahun 2004 silam.


Kasus ini sebenarnya sudah diminta ditahan pada 2012 atas permintaan Presiden RI kala itu Susilo Bambang Yudhoyono.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz

Tubuh Gosong Pria Jatuh Kejutkan Aksi Buruh

JAKARTA, - Aksi buruh yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta dikejutkan dengan tubuh seorang pria jatuh dari ketinggian dengan tubuh hangus.

Tidak ada yang tahu pasti ihwal tubuh hangus itu terbakar dan jatuh dari atas stadion yang mendarat tepat di sisi panggung aksi buruh.

Informasi yang beredar, korban bukan bagian dari salah satu buruh yang ikut aksi di Gelora Bung Karno, hingga saat ini pun tidak ada identitas dari korban.

Korban sendiri hingga tulisan ini dipublish masih terongok di tempat kejadian.





Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz