Selasa, 19 Februari 2013

Tour Jawa Part II : Berkunjung Ke Lokananta


Disamping plang nama ini tempat w nginep selama di Solo
Kita lanjutin lagi yaaa… setelah sarapan, mandi sambil mendengar situasi terakhir soal tragedy kamar mandi saatnya jemput cewek w di stasiun Purwosari yang berangkat dari Kota Jogjakarta.

Setelah tanya-tanya ama salah satu teman yang mengurusi kita-kita di Solo, akhirnya w di antar ke Stasiun Purwosari dengan motor sambil melihat hiruk pikuk kota Solo di kala pagi sambil mendengarkan penjelasan dari mas Jaka soal tempat-tempat di Solo termasuk kampung yang mulai dari masuk hingga ke ujung penuh dengan pembuatan batik.

Setelah muter balik, akhirnya sampai di stasiun Purwosari sambil nunggu cewek w keluar dari peron, ternyata stasiun ini kalau di Jakarta seperti Jatinegara atau Senen sebagai stasiun transit untuk kota-kota yang deket seperti Jogjakarta.

Akhirnya ketemu cewek w, dan langsung keluar dari stasiun Purwosari menyebrang jalan menuju tempat dimana cewek w akan menimba ilmu soal saraf anak berkebutuhan khusus, lumayan lama nunggu taksinya.

Stasiun Purwosari, kalau di Jakarta Stasiun seperti Jatinegara
Akhirnya dapat taksi langsung menuju ke tempat sekolah cewek w ini, setelah muter-muter dan dapat sekolahnya sambil nunggu cewek w berkenalan dan berinteraksi dengan semua staff yang ada di sana w melihat sekitar sekolah tersebut, alangkah asrinya lingkungan ini sepanjang jalan dimana kanan-kiri terdapat sawah hijau membentang, kayak beginian jarang ada di Jakarta bener ga ?!

Ternyata disekolah ada alumni pasien cewek w yang lagi terapi dan tinggal sementara di sana, lantas dari sekolah tersebut, w dan cewek w di antar satu-satu ama salah satu staff sekolah tersebut ke kost sang alumni pasien cewek w ini.

Setelah ngobrol-ngobrol, dilanjutkan dengan makan siang di Sego wiwit rumah makan seperti khas Sunda dimana banyak sekali saung-saung disini juga bisa mancing loh :D

Lapangan bola depan kampus PTNC-Solo
Akhirnya di resto itu kita pesan es kelapa langsung dari buahnya, ikan di bakar mentega, dan makanan lainnya (maaf agak lupa hehehe)

Setelah dari makan-makan baru lah menuju tempat yang mungkin jadi penasaran w selama ini yaitu studio Lokananta..

Ada yang tahu studio Lokananta ?! mungkin bagi anak jaman tahun 2000-an nama studio ini kurang familiar bahkan tidak terkenal tapi bagi orangtua mereka nama studio ini tidak asing.

Iya, Lokananta adalah sebuah studio rekaman pertama dan terbesar yang dimiliki oleh Republik Indonesia, diambil alih negara atas perintah Ir. Soekarno membuat studio ini termegah di negara ini.

Studio ini menyimpan ratusan rekaman pidato dan kejadian sepanjang pemerintahan ini berdiri, pidato Ir Soekarno bahkan pidato Nikita Churcill (ada yang tahu siapa dia ? dia adalah Perdana Menteri Inggris Raya pada saat Perang Dunia II ), Jawaharal Nehru dan Che Guevaraa pun ada di sini.

Lagu Indonesia Raya ciptaan warga Ahmadiyah yang bernama Wage Rudolf Supratman pun untuk pertama kalinya direkam di studio ini dan ratusan lagu-lagu daerah dan nasional juga direkam disini

Studio Lokananta, Abbey Road-nya Indonesia
Yang harus kita bangga adalah, Studio ini memiliki satu dari perangkat rekaman terbaik yang dimiliki dunia, yang satu lagi berada di studio BBC di London, namun sayangnya yang di Lokananta saat ini rusak parah.

Saat ini studio tersebut boleh dibilang antara hidup segan matipun ogah karena seperti biasa penyakit Indonesia, keterbatasan dana dan sudah mulai dilupakan, padahal kalau mau diurut, Studio Abbey Road yang tersohor di London sono tidak ada apa-apanya jika melihat kejayaan dari studio ini.

Dan masalah ini coba dipecahkan oleh musisi Indonesia, Glenn Fredly yang mencoba rekaman dengan menggunakan perangkat yang ada di studio tersebut, walau bukan lagu baru namun lagu yang dibawakan oleh Glenn direkam ulang dengan suasana studio ini.

lebih lengkapnya silakan baca tulisan saya yang termuat di media tempat saya bekerja tentang Glenn Fredly dan studio Lokananta nya.

Namun ketika w ke sana, studio tersebut tutup dan buka hanya Senin hingga Jumat saja. tapi janji w ketika kembali ke Solo tempat pertama yang w samperin adalah studio ini dengan mengingat perkataan Bung Karno, JAS MERAH – Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah !!

ntar disambung lagi yaa ke Part III yang lebih seru lagi selama w di Solo….