Selasa, 19 Februari 2013

Jika Dana Operasional Dikurangi, AS Tetap Komitmen Terhadap Keamanan Pasific


@Lorcasz
Kendati ada wacana anggran militer Amerika Serikat dikurangi namun itu tidak mengurangi kegiatan yang dilakukan karena hal ini adalah normal ketika perang terhadap terror telah usai.

Hal ini disampaikan oleh Panglima Komando Pasukan Amerika Serikat kawasan Pasifik, United States Pasific Command Commander, Laksamana Samuel J Locklear III dalam sebuah acara di Hotel Ritz Carlton, Jumat (8/2)

“Pemotongan anggaran adalah hal yang normal. Saat kami melakukan perang terhadap teror, jumlah pasukan AS mencapai rekor yang tertinggi. Kini perang tersebut sudah mereda maka normal bila postur militer AS kembali dipikir ulang,” ujar Locklear.

@Lorcasz
Menurut perwira yang pernah menjabat sebagai komandan kapal perang AS, USS Leftwich (DD 984) ini mengatakan keputusan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih sebagai komitmen awal yang telah disepakati terkait kawasan Asia Pasifik, dirinya sangat yakin jika anggaran tersebut benar adanya dipotong kekuatan militer yang dimiliki AS tetap lah menjadi terbesar di dunia.

 “Tahukah anda bahwa Angkatan Laut AS saat ini adalah AL terkecil yang dimiliki AS sejak tahun 1916. Namun angkatan laut kami masih dianggap sebagai yang terkuat,” ujar perwira lulusan tahun 1977 dari Akademi Angkatan Laut AS

Secara implisit pula dirinya optimistis, walaupun nanti AS merasakan adanya kekurangan akibat pemotongan anggaran, AS bisa saja meminta bantuan sekutunya di Asia Pasifik untuk ikut berkontribusi menjaga keamanan di kawasan tersebut.