Selasa, 21 Oktober 2014

Jepang Serahkan Hibah dalam Penanggulangan Bencana Alam Akibat Perubahan Iklim

JAKARTA, - Pemerintah Kerajaan Jepang melalui kantor Kedutaan Besarnya di Jakarta menyerahkan peralatan mesin dredging, pengeruk lumpur dan pasir.

Sebagaimana informasi yang didapat dari Penerangan dan Sosial Budaya, Kedubes Jepang berkedudukan di Jakarta mengatakan pada 21 Oktober melakukan upacara serah terima tersebut.

Bantuan kerja sama hibah dari pemerintah Jepang kepada pemerintah Republik Indonesia melalui ”Proyek Peningkatan Kemampuan Penanggulangan Bencana Alam akibat Perubahan Iklim” (dana bantuan maksimal 1 Juta Yen) telah diselenggarakan di bendung Pamayaran Baru, Pandeglang, kabupaten Serang provinsi Banten.

Dalam acara penyerahan hibah ini dari pihak Jepang dihadiri Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki sementara mewakili Indonesia adalah Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Mudjiadi.

Duta Besar Tanizaki menyatakan bahwa dengan mesin dredging yang diadakan di Indonesia lewat bantuan kerja sama hibah maka diharapkan dapat dilakukan manajemen pengawasan yang tepat bagi sungai-sungai di setiap wilayah dan pengurangan bencana banjir.

Selain itu, beliau mengatakan bahwa telah mengkonfirmasikan  untuk meneruskan kerja sama di berbagai bidang termasuk bidang pencegahan bencana dengan Presiden RI yang baru Bapak Jokowi dalam pertemuannya dan mengharapakan partisipasi dari Indonesia termasuk Presiden pada World Conference on Disaster Reduction yang  akan diselenggarakan di Sendai pada bulan Maret tahun 2015.

Sementara itu,  Mudjiadi, Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum RI, menyampaikan pentingnya proyek ini dari sudut pandang untuk mewujudkan lingkungan air yang lebih baik dengan peningkatan kemampuan pengendalian air sungai.

Bahkan, dalam beberapa minggu ke depan musim hujan akan segera tiba, proyek ini merupakan suatu hal yang tepat waktu.

Selain adanya instruksi bagi setiap Balai Besar Wilayah Sungai untuk mengggunakan peralatan besar yang diberikan kali ini supaya dapat bermanfaat untuk jangka panjang bagi konservasi wilayah sungai, maka diungkapkan terima kasih atas kerja sama pemerintah Jepang di bidang penanggulangan bencana termasuk untuk proyek perbaikan darurat stasiun pompa Pluit yang selesai beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui di Indonesia, bencana banjir meluas diakibatkan oleh pemusatan populasi di area perkotaan dan waktu hujan yang semakin tidak menentu disebabkan perubahan iklim. Khususnya daerah aliran Cidanau, , Ciujung, Cidurian, di mana upacara kali ini diselenggarakan, mengalami penurunan kemampuan kapasitas aliran air akibat pengendapan pasir sehingga risiko banjir semakin besar, dan penanganan pengerukan darurat di daerah sungai ini sangat diperlukan.


Berkat bantuan kerja sama hibah ini, diharapkan kemampuan kapasitas aliran air sungai di 13 daerah dapat ditingkatkan dan pengurangan bencana banjir dan bencana sekunder pada kegiatan ekonomi. 

Photo by Japan Embassy Jakarta
Contact writer blogger > ervanca@gmail.com