Senin, 20 Oktober 2014

Herman Sitohang, CEO Credit Suisse Asia Pasifik

JAKARTA, - Perusahaan perbankan terkemuka, Credit Suisse baru saja menujuk CEO baru untuk kawasan Asia Pasifik yang ternyata adalah warga negara Indonesia.

Adalah Herman Sitohang, Alumni Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Elektro tahun 1984 akan menggantikan Eric Varvel yang menjabat sebagai Chairman untuk kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Penunjukan Helman menandai pertama kalinya seorang putra bangsa menjadi pemimpin tertinggi di wilayah Asia Pasifik untuk suatu perusahaan bertaraf internasional seperti Credit Suisse.

Asia Pasifik mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi dibanding wilayah-wilayah lain di dunia, dan Credit Suisse berkomitmen untuk terus mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk memacu dan memaksimalkan peluang pertumbuhan perusahaan di wilayah tersebut.

Semua CEO setiap negara Asia Pasifik dan Kepala-kepala Divisi Private Banking & Wealth Management, Equities, Fixed Income, Investment Banking Department, dan Shared Services untuk wilayah Asia Pasifik akan berada di bawah kepemimpinan Helman.

Kiprah Credit Suisse di wilayah Asia Pasifik telah memperlihatkan hasil yang menggembirakan dan menghasilkan momentum yang sangat baik.

Eric Varvel, yang menjabat sebagai CEO sejak tahun 2012, akan terus berperan penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan.

Sementara itu, Helman telah berperan kuat di balik kesuksesan Credit Suisse di wilayah Asia Pasifik, khususnya di sektor Investment Banking dan di wilayah Asia Tenggara.

Dengan tim manajemen Asia Pasifik yang kuat, otonomi yang lebih luas, dan peningkatan alokasi sumber daya di Asia Pasifik, Credit Suisse yakin Helman akan membawa hasil yang cemerlang, pertumbuhan dan momentum yang baik di wilayah Asia Pasifik.

“Saya yakin kami memiliki potensi besar dan momentum yang sangat baik di Asia Pasifik. Kami mampu memberikan layanan yang benar-benar berfokus pada nasabah di kawasan Asia Pasifik dengan kehadiran jaringan yang menyeluruh dan keunggulan kami di sektor Private Banking & Wealth Management serta Investment Banking. Semua nasabah kami akan mendapatkan manfaat dari layanan terintegrasi Private Banking dan Investment Banking yang sulit ditandingi oleh lembaga keuangan lain,” kata Helman.

Helman akan menempati kantor di Singapura. Selama berkarir di Credit Suisse, Helman telah terlibat dalam berbagai proyek M&A dan penggalangan modal senilai US$ 150 milyar dari seluruh dunia. Ia telah memimpin banyak transaksi penting di Asia dan Australia. Helman memulai karirnya di Credit Suisse di tahun 1998.

Di bawah kepemimpinan Helman, Credit Suisse berhasil meraih lebih dari 100 penghargaan di Asia Pasifik dari berbagai media seperti Euromoney, International Financing Review, Finance Asia dan The Asset.

Di tahun 2009, Helman termasuk menjadi salah satu anggota pertama Finance Asia “Club” yang terdiri dari 50 orang paling berpengaruh di pasar keuangan Asia.

Sebagai informasi, Credit Suisse beroperasi di 12 negara di Asia Pasifik dengan total 7.400 karyawan yang tersebar di 24 kantor di berbagai negara, menjadikannya salah satu bank internasional dengan jaringan bisnis terluas di kawasan ini.

Singapura dan Hong Kong adalah dua negara utama untuk bisnis Private Banking & Wealth Management, sementara Australia dan Jepang adalah basis untuk ekspansi bisnis Private Banking domestik yang terus berkembang.

Credit Suisse melayani Ultra High Net Worth Investor dan High Net Worth Investor dengan mengkombinasikan jangkauan global dan jasa penasihat keuangan yang terstruktur sehingga menawarkan proposisi nilai untuk segmen nasabah khusus, juga akses ke berbagai produk dan layanan yang menyeluruh dan canggih.

Melalui kerja sama erat dengan divisi Investment Banking, Credit Suisse juga memberikan solusi inovatif dan terintegrasi.

Bisnis Investment Banking terdepan dari Credit Suisse, dioperasikan dari pusatnya di Hong Kong dan Singapura. Platform ekuitas dan risetnya yang kuat menopang pasar modal yang kuat dan bisnis Investment Banking.


Divisi Investment Banking Credit Suisse mendapat pengakuan atas kepemimpinannya di industri perbankan, memberikan pemikiran terdepan yang dihasilkan melalui riset, konferensi dan analisis industri.