Sabtu, 20 Juli 2013

Detik-detik Terakhir Bersama Dubes Scot Marciel Sebelum Pulkam


Kalo kemarin ada yang nyimak tulisan w soal buka puasa Wakil Dubes AS untuk Indonesia dengan anak-anak kurang mampu kali ini w diundang ke acara serupa tetapi yang ngundang Dubes AS, Scott Marciel dimana ini menjadi buka puasa terakhir di Indonesia

Buka puasa terakhir di Indonesia ? maksudnya ? iya Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Amerika Serikat untuk Republik Indonesia, Scott Marciel pada tanggal 18 Juli 2013 RESMI TIDAK BERTUGAS sebagai kepala perwakilan negara dari Presiden Obama di Jakarta, dan kembali ke negaranya untuk tugas baru yang akan diembannya.

Menyerahkan surat tugas (present credential) kepada SBY, 21 September 2010

Buka Puasa terakhir di Kediaman Wakil Dubes AS, 15 Juli 2013
Memang tidak berasa sudah tiga tahun Dubes Marciel berada di wilayah Indonesia sebagai penyambung dan perpanjangan tangan serta mulut dan pemikiran untuk menjaga membina hubungan antara Indonesia dan Amerika.


Sudah banyak pengalamanan beliau dalam membangun hubungan kedua negara ini yang diibaratkan ABG kayak benci tapi rindu tapi itulah apa adanya.

Kata sambutan terakhir di Atamerica sebelum pulang ke AS



W pertama kali bertemu Dubes Scot tahun 2011 ketika baru terjun sebagai jurnalis di media sekarang (ga usah disebutlah toch kalian udah
pada tahu huahaha) dalam sebuah acara tapi lupa acara nya tetapi selama w jadi jurnalis setiap event dari Kedubes AS tidak pernah terlewatkan walau udah dua kali perayaan kemerdekaan AS (4th of July) w ga diundang huahaha..

Kesan yang w dapat ketika melihat sang dubes dalam sebuah acara adalah familiar dan tidak kaku terhadap semua tamu yang dirinya hadiri bahkan selalu senyum.
Kunjungi Masjid Sunda Kelapa

Untuk kalangan jurnalis termasuk w, tipe Dubes yang murah senyum, akrab tidak kaku serta tidak ada jarak walau pengawalnya udah kayak kulkas dua pintu tidak menghalangi beliau untuk memberikan jawaban ketika ditanya walau kalaupun dirinya belum mendapatkan informasi (baca:formalitas berdiplomatik) dia selalu mengeluarkan pernyataan yang mudah dimengerti.

Soal penjaga daripada sang Dubes ini w punya pengalaman boleh dibilang agak sulap-sulapan huahahaha jadi w dapat undangan dari Kedubes Jepang soal perayaan setahun gempa serta tsunami Jepang yang dibuat di sebuah ballroom di hotel depan HI, kebetulan Dubes Marciel datang, tumben pikir w karena selama ada acara komunitas diplomat doi ga pernah datang tapi ini datang.

Akhirnya w ama temen-temen kalao ga salah dari Nasional Rakyat Merdeka mbak Santi sepakat samperin Dubes sambil tanya-tanya soal kontribusi AS dalam situasi bencana dan Tsunami Jepang, sebelum w ama mbak Santi dan anak-anak samperin udah liat ada beberapa pengawalnya di samping kiri dan kanan Dubes jarak sekitar 5 meter.
Bersama Dubes AS untuk Singapore dan para Pengusaha AS
Nah begitu w samperin sang dubes sambil bertanya soal yang udah disepakati ketika w lagi nulis tiba-tiba w lirik udah ada pengawalnya yang tadi w lihat berdiri di sebelah kanan Dubes berjarak 5 meter, w agak kaget aja kok bisa secepat itu sang pengawal pindah dari jarak 5 meter dan sekarang udah disamping w huahahaha…

Bersama Dubes AS untuk Singapura
Tidak hanya itu, dirinya bahkan tidak segan ikut serta dalam kegiatan seperti yang w ingat dirinya bersama wakilnya kala itu Ted Osious bermain bola dan basket bersama anak-anak sekolah di Cikarang-Bekasi padahal waktu itu kondisi cuacanya siang benderang tetapi itu tidak masalah untuk dia bahkan senang-senang saja.

Kembali ke acara buka puasa, sang dubes tidak sampai penuh berada dengan para undangan dikarenakan jadwalnya yang sangat penuh menjelang kepulangannya bahkan esoknya Selasa (16/7) dirinya masih kasih sambutan dalam acara bantuan hibah AS untuk Indonesia dalam penanggulangan masalah nutrisi dan anak pendek senilai

Bersama Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan di @atamerica 
Tapi bagi w selama mengikuti kegiatan Kedutaan Amerika Serikat sebelum w terjun menjadi jurnalis yaitu ada tiga dubes yang bagi w sangat akrab dan tiga kaku yaitu B Lydon Pascoe, Cameron Hume yang menjadikan US Embassy sponsor utama dari Pesta Blogger hingga saat ini dan yang terakhir adalah Scot Marciel lewat @atamerica walau ketika heboh Wikileaks nama Dubes Scot Marciel pun terseret tapi itu tidak berpengaruh.

Dubes AS bersama Istri, Mae dan Lauren serta Nathalie Dok. Chubibo
Akhirnya w cuma bisa bilang, terima kasih Dubes Scot Marciel atas pelayanan nya dalam hubungan Indonesia-Amerika Serikat selama 3 tahun ini termasuk terciptanya Pusat Budaya Amerika Serikat dalam format digital dan kehormatan Indonesia menjadi pertama dan satu-satu yang dijadikan rumah budaya digitalnya, semua yang anda buat sangat indah dan semoga keramah tamahan rakyat Indonesia terhadap anda dan keluarga dapat dikenang dan dipresentasikan kepada rakyat Amerika dan rakyat di negara yang akan menjadi pos baru andaa..

Terima Kasih Ambassador Scot Marciel semoga bisa ketemu lagi…



Suropati #3

@Lorcasz