Minggu, 30 November 2014

Suwarjono Pimpin AJI Indonesia


twitter.com/ajiindo
BUKITTINGGI,  – Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono terpilih sebagai Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia yang baru untuk periode 2014-2017.

Sebagaimana informasi yang diterima, dalam urusan AJI, Suwarjono akan dibantu Arfi Bambani Amri yang menduduki posisi sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) AJI.

Kongres AJI yang berlangsung di kawasan Bukittinggi, Sumatera Barat ini, pasangan Suwarjono dan Arfi mendapatkan suara terbanyak saat pemungutan suara.

Dari 245 suara yang masuk, pasangan ini mendapatkan sekitar 157 suara, sementara pesaingnya Abdul Manan dari Tempo dan Rinjani (Jurnalis Forbes) hanya mampu meraih 88 suara.

Dalam sambutannya, Suwarjono akan menguatkan AJI Kota di seluruh Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan jurnalis.

“Akan semakin menguatkan AJI-AJI Kota dan meningkatkan kesejahteraan jurnalis,”ucapnya.

Selain itu juga Suwarjono akan meingkatkan posisi tawar AJI dalam tingkat nasional maupun internasional, sementara itu Sekjen Arfi mengatakan dalam kepengurusannya pihaknya akan menekan aligopoli media.


“Melaksanakan amanat kongres, dimana mulai tahun ini jurnalis warga bisa menjadi anggota AJI,”ucapnya.




Kontak admin blog > ervanca@gmail.com

Walikota London Ingin Terapkan Car Free Day di Kotanya

JAKARTA,  – Melihat kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau lebih dikenal dengan Car Free Day (CFD) yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta membuat Walikota London, Bori Johnson ingin menerapkan kegiatan serupa di wilayah kerjanya.

Hal ini disampaikan Walikota London, Boris Johnson usai menyerahkan sumbangan sepeda kepada Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, di kawasan Bunderan HI, Jakarta

“Saya terkesan atas semua hal yang saya lihat di Jakarta. Apa yang kalian lakukan seperti Car Free Day sangat luar biasa. Saya ingin melakukannya juga di London,”ucapnya.

Dirinya juga memuji warga Jakarta yang memiliki semangat bangun pagi dan berkumpul bersama di ajang ini untuk berolahraga, hal seperti ini juga berharap kepada warganya di London walau itu tidak mudah dilakukan dengan melihat ritme kehidupan kota-kota besar.

“ Saya ingin membuat warga London bangun dari tempat tidurnya di pagi hari, kami harus belajar dari Jakarta seperti Car Free Day, ini kegiatan yang sangat berani. Tidak mudah mengajak orang-orang bangun pagi dan melakukan kegiatan seperti ini, saya sangat terkesan,”ucapnya.


Dalam kesempatan ini, Walikota London menyerahkan 12 sepeda kepada Pemprov DKI Jakarta untuk digunakan di kawasan Monumen Nasional (Monas). Penyerahan ini diberikan langsung kepada Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama di acara CFD dengan disaksikan Presiden RI, Joko Widodo.




Kontak admin blog > ervanca@gmail.com

Tujuh Ribu Orang Tewas Akibat Ebola

DAKKAR,– Penyebaran virus Ebola di kawasan Afrika semakin hari semakin meningkat dan korbannya pun saat ini tembus pada tujuh ribu orang terutama di kawasan Afrika Barat.

Hal ini berdasarkan data yang dikeluarkan Badan PBB bidang kesehatan, WHO yang diumumkan pada Sabtu (29/11) waktu setempat.

Angka kematian akibat virus Ebola ini menunjukkan lompata yang sanga lebih dari jumlah 1200 yang dirilis sebelumnya oleh WHO

Namun pihak WHO termasuk juru bicara belum bersedia untuk berkomentar lebih banyak hingga berita ini dipublish mengenai angka tersebut.

Seperti diketahui, lebih dari 16 ribu orang telah didiognosa terinfeksi Ebola sejak wabah ini terdeteksi pada kawasan hutan terpencil Guinea Tenggara medio Maret lalu.


Berdasarkan WHO, Guinea, Liberia, Sierra Leone adalah negara yang menyumbangkan kematian akibat virus Ebola kecuali 15 orang, selain tiga negara tersebut, virus ini juga menyerang lima negara.








Kontak admin blog > ervanca@gmail.com

40 Juta Anak Indonesia Tak Miliki Akta Lahir

JAKARTA, – Setidaknya ada sekitar 40 juta anak Indonesia tidak memiliki akta kelahiran, padahal tanpa ada itu maka tidak bisa dikatakan sebagai warga negara Indonesia.

Datai ini adalah hasil survey Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik pada tahun 2012 yang disampaikan Rita, Komisioner Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam sebuah acara diskusi.

“Kalau ada 40 juta anak Indonesia tidak memiliki akta, berarti mereka juga tidak bisa menikmati pembangunan tersebut,”ucapnya.

Menurut Rita, tidak memilikinya akta kelahiran makan akan banyak timbul beberapa masalah kepada sang anak dikemudian hari seperti bullying, tidak memiliki kepastian identitas diri, diskriminas serta tidak mendapatkan akses bantuan social dan ini juga bisa terjadi pada anak jalanan di Jakarta bisa saja terkena tindak pidana ringan.

KPAI juga mengungkap ada beberapa alasan yang menyebabkan penduduk tidak memiliki akta kelahiran salah satunya adalah masalah biaya pembuatan akta yang dinilai sangat mahal namun alasan ini tidak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak No.23 Tahun 2002 dimana pembuatan akta tidak dikenakan biaya sama sekali.


Selain biaya pembuatan yang tidak sejalan dengan ketentuan hukum, tidak adanya akses lokasi pembuatan yang sesuai keberadaan para warga seperti di luar negeri dan pedalaman serta tentang rendahnya pengetahuan bahwa penting untuk mencatatkan kelahiran.




kontak admin blog > ervanca@gmail.com

Sabtu, 29 November 2014

KBRI Quito Kenalkan Batik Kepada Anak SD Ekuador

QUITO, – Batik yang sudah terkenal bahkan diapresiasikan oleh banyak pihak terutama kalangan diplomat coba diperkenalkan kepada generasi muda di kawasan Amerika Latin,

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemlu RI, Kedutaan Besar RI untuk Ekuador berkedudukan di Quito mengadakan kegiatan perkenalan batik kepada murid sekolah dasar Martin Cecere.
Dok. KBRI Quito

Kegiatan yang berlangsung di gedung KBRI Quito dengan melibatkan murid dan orangtuanya melakukan mewarnai gambar motif batik, selain mewarnai para murid ini juga menyaksikan video, lagu serta pembagian material tentang Indonesia.

Selain itu Dharma Wanita KBRI Quito pun ikut serta dalam kegiatan ini dengan menggelar berbagai produk kerajinan tentang batik.

Selama berlangsungnya kegiatan, anak dan orangtua dituntun untuk mewarnai berbagai gambar bermotifkan batik sederhana dengan menggunakan kuas diatas kaus oblong.

Penggunaan warna-warni dan gambar yang menarik selain merangsang kreatifitas juga sangat efektif untuk mengenalkan batik sebagai ciri khas Indonesia kepada anak-anak.


Keceriaan dan antusiasme anak-anak ternyata menular kepada para orang tua untuk ikut mengenal Indonesia dan batiknya. Selain bertanya dan mengemukakan ketertarikannya akan Indonesia, tidak sedikit pula yang membawa pulang baju dan aksesoris bernuansa batik dari gerai DWP KBRI Quito 



Kontak admin blog > ervanca@gmail.com

Setelah Swedia, Perancis Siap Akui Palestina Sebagai Negara

PARIS, – Setelah pemerintah Kerajaan Swedia mengakui Palestina sebagai negara merdeka bertambah negara yang akan mengikuti jejak Swedia terhadap negeri di kawasan Timur Tengah.

Adalah Perancis akan mengikuti negara Swedia untuk mengakui keberadaan Palestina sebagai negara merdeka.

Pengakuan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius dalam laman media social pribadinya.

“Perancis akan mengakui Palestina, kami tidak berpihak dan tak ikut-ikutan ini adalah sebuah hak (bagi Palestina),”kicau Menlu Fabius.

Apa yang dikicaukan Menlu Fabius sejalan dengan dilakukan Majelis Nasional Perancis akan menggelar pertemuan khusus dengan penjadwalan pada 2 Desember mendatang.

Isu pengakuan Palestina sebagai negara merdeka sudah mengudara pada Oktober tahun ini dimulai dari Inggris

Dimulai Parlemen Inggris menggelar pemungutan suara untuk menentukan sikap atas negara di kawasan Timur Tengah.

Inggris menggelar pemungutan suara, lain dengan Swedia yang lantang mengakui langsung Palestina sebagai negara merdeka, bahkan Spanyol pun segera mengumumkan sikap negaranya terhadap negeri yang dipimpin Mahmoud Abbas.

Perjalanan Palestina ini pun tidak berjalan pada lapisan aspal mulus, karena harus berliku setelah tetangga mereka, Israel menduduki Jerusalem sejak tahun 1967.


Israel tidak hanya menduduki kawasan Jerusalem tapi juga beberapa kali agresi militer yang mengakibatkan ribuan warga sipil Palestina tewas.

for info > ervanca@gmail.com

KBRI KL Pulangkan 53 WNI Korban Perdagangan Manusia

KUALA LUMPUR, – Kedutaan Besar RI untuk Malaysia berkedudukan di Kuala Lumpur akan segera pulangkan sekitar 53 warga negara Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia terduga akan dikirim ke Timur Tengah.

Sebagaimana informasi yang diterima melalui Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, 14 orang dari 53 WNI akan dipulangkan ke Indonesia pada hari ini (29/11) sedangkan sisanya akan dipulangkan secara bertahap mulai minggu depan.

Empat belas WNI yang akan dipulangkan perdana hari ini (29/11) ini berasal dari Jawa Barat, Jawa TImur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Terungkapnya kasus perdagangan manusia ini berawal dari informasi pengiriman TKI yang diperoleh KBRI Kuala Lumpur dari perwakilan RI di Timur Tengah.

Penempatan TKI ke Timur Tengah ini dilakukan secara non-prosedural dan melalui jalur Kuala Lumpur, Malaysia. Informasi tersebut kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Tim Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM).

Atas kerja sama tersebut, tersangka pelaku perdagangan manusia berinisial IM telah ditangkap dan 53 WNI korban perdagangan manusia yang diduga akan dijual dan disalurkan ke beberapa negara di Timur Tengah dapat diselamatkan.

Sementara IM saat ini sedang dalam proses penuntutan berdasarkan hukum Malaysia.

Selama ini tersangka IM yang berkewarganegaraan Yordania memang diduga menjadi otak sindikat perdagangan manusia.

Dalam menjalankan aksinya, IM ditengarai bekerja sama dengan oknum di Indonesia untuk mencari calon korban dari Indonesia.

Penangkapan IM diharapkan turut menjadi kunci penting untuk membongkar jaringan sindikat Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Tanah Air.

Dubes RI untuk Malaysia, Herman Prayitno juga menegaskan komitmen KBRI Kuala Lumpur untuk terus bekerja sama dengan otoritas Malaysia dalam pemberantasan TPPO yang melibatkan WNI di wilayah akreditasi Malaysia




Kontak Admin Blog > ervanca@gmail.com

Gubernur SumBar Lakukan Blusukan ke Rusia dan Belarus


Dok. KBRI Moskow


KAZAN, – Ingin mengikuti apa yang sering dilakukan Presiden RI, Jokowi, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno bersama rombongan pun mengikuti apa yang dilakukan Jokowi dengan melakukan blusukan ke Rusia.

Sebagaimana informasi yang didapat dari Pensosbud KBRI Moskow melalui email mengatakan bahwa, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan rombongan telah bertemu mitranya, Ketua Eksekutif Kawasan Brest Yuhimuk Mikail Ivanovich di kantor Gubernur Brest, Belarus.

Pertemuan tersebut membahas peluang kerjasama kedua provinsi, antara lain dalam bidang pendidikan dan perkebunan.

“Masyarakat Belarus khususnya Brest adalah penggemar coklat dan kopi, sebaliknya Provinsi Sumatera Barat adalah produsen 21 ribu ton kopi arabika dan 60 ribu ton coklat per tahun. Ini peluang yang dapat dikembangkan” ujar Prayitno, seraya menambahkan bahwa pihak Provinsi Brest merencanakan kunjungan balasan dalam waktu dekat guna melihat potensi Sumatera Barat.

Melihat potensi tersebut, tanpa membuang waktu Gubernur Sumatera Barat telah menandatangani Letter of Intent (LoI) kerjasama di bidang investasi, industri, perdaganan, dan pendidikan antara Sumatera Barat dan Berst.

Delegasi pun sempat mengunjungi pabrik pengolahan ikan dan sayuran serta Universitas Teknik Brest.

Usai dari Brest, delegasi Sumbar melanjutkan kembali blusukan ke Kazan, Ibukota Republik Tatarstan yang berjarak sekitar 700 m timur Moskow.

Di propinsi dengan mayoritas penduduknya beragama Islam dan menjadi salah satu sentra industri otomotif, militer dan migas di Rusia, delegasi diterima Presiden Republik Tatarstan, Rustam Minikhanov di istana kepresidenan.

Dalam pertemuan, Gubernur Irwan Prayitno antara lain menawarkan komoditas karet alam Sumatera Barat yang dapat dimanfaatkan oleh industri ban di Tatarstan maupun produk perikanan laut Sumbar yang dapat dikembangkan pengusaha Rusia khususnya Tatarstan, kerjasama pendidikan dalam bentuk saling tukar mahasiswa serta kerjasama pariwisata.

Sebaliknya Presiden Minikhanov menawarkan kerjasama di bidang industri truk, kapal laut, helikopter dan alat berat, teknologi informasi, investasi dan mengundang mahasiswa Sumbar untuk belajar di Kazan Federal University.

“Presiden Tatarstan menyatakan perlunya hasil pertemuan ini dituangkan dalam bentuk MoU serta beliau juga menyatakan kesediaannya berkunjung ke Sumatera Barat tahun depan,” ujar Prayitno.

Selama di Kazan, rombongan Gubernur Sumbar juga mengunjungi zona ekonomi khusus yang disebut Techno Park yang diisi perusahaan dari Cina, India, Jepang, Jerman dan negara lain. Untuk menarik minat investor, pihak Techno Park di Kazan membebaskan investor dari biaya pemakaian air dan listrik.

Sebagai catatan, jabatan “Presiden” di Republik Tatarstan setara dengan Gubernur di Indonesia. Jika Presiden Putin merupakan Presiden Federasi Rusia, maka di Federasi Rusia terdapat 22 presiden lain yang mengepalai “Republik” atau Provinsi. Selain “Republik”, teritorial Rusia juga dibagi dalam bentuk kray, oblast, federalniy gorod, oblast otonom dan okrug otonom yang setara dengan provinsi di Indonesia.

Di penghujung blusukannya, Gubernur Sumatera Barat dijamu resmi Dubes Djauhari Oratmangun bertempat di Wisma Duta di Moskow.

Acara dihadiri sekitar 150 orang terdiri dari masyarakat Indonesia di Rusia, mahasiswa Indonesia, Friends of Indonesia dan pebisnis Rusia.



Pada kesempatan tersebut juga dimeriahkan penampilan tim kesenian dari Pemerintah Kota Makassar serta paduan suara dari Friends of Indonesia  yang menyanyikan lagu-lagu  kebangsaan Indonesia dan lagu Rusia.


Pada kesempatan tersebut Gubernur Sumatera Barat kembali melakukan pembicaraan bisnis dengan Ketua Indonesia-Russia Business Council Mikhail Kuritsin, Ketua ASEAN-Rusia Business Council Victor Tarusin serta pengurus Yayasan Makassar Prof. Sudaryanto.




Kontak admin blog > ervanca@gmail.com

Kembali Merumput, Nesta Bermain di ISL

CHENNAI, – Lama tak terdengar legenda pemain Itala, Alessandro Nesta membuat sebuah berita dimana kembali menggunakan sepatu bolanya setelah sempat mengadakan akan menggantung sepatunya.

Mantan pemain SS Lazio dan AC Milan, Nesta bergabung dengan kompatriotnya klub sekota, Inter, Marco Materazzi di Chennalyin FC, India.

Kabar gembiranya disampaikan pihak klub dalam laman resminya mengatakan pemain kelahiran 19 Maret 1976 ini dengan durasi satu musim

Alasan kehadiran Nesta dalam klub terkait dengan menyusulnya cedera pada pemain kunci mereka penyerang asal Kolombia John Stiven Menndoza hingga akhir musim.

“Legenda Italia Alessandro Nesta gabung Chennaiyin FC untuk sisan musim Hero Indian Super League (ISL). Dia direkrut oleh tim Chennai menyusul cidera pada pemain kunci, penyerang Kolombia, John Stiven Menndoza yang absen di sisa turnamen,”ucapnya.


Pemain binaan Akademi SS Lazio ini memutuskan gantung sepatu setelah meninggalkan klub peserta liga Amerika Serikat, MLSm Montreal Impact pada tahun 2013.

Kontak this admin email > ervanca@gmail.com

Jumat, 28 November 2014

Adik Presiden Korut Jabat Wakil Menteri

Istimewa
PYONGYANG, – Pemerintah Korea Utara secara resmi mengumumkan adanya pengangkatan pejabat senior di lingkungan Partai Pekerja.

Sebagaimana dilansir FoxNews, bahwa Kim Jong-Un mengangkat adiknya Kim Yo Jong sebagai pejabat senior di Partai Pekerja yang memerintah negara tersebut.

Penunjukkan adik Presiden Jong-Un menurut sejumlah analis politik menunjukkan adanya kekuatan dinasti keluarga dalam pemerintah Korea Utara.

Apa yang dilakukan oleh Jong-Un serupa dilakukan ayah mereka Kim Jong Il menunjuk adiknya untuk ikut memerintah dalam periode pemerintahnya selama 17 tahun.

Kabarnya adik Jong-Un yang bernama Kim Yo Jong akan menjabat Wakil Direktur Departemen atau sejajar dengan Wakil Menteri.


Penunjukkan ini menunjukkan bahwa pemerintah Korea Utara cukup yakin dan percaya diri bahwa adik sang presiden sebagai orang penting, karena selama ini negara tidak pernah memperkenalkan Yo Jong kepada siapa pun termasuk media.

Korut : Kerusuhan Ferguson adalah Pelanggaran HAM oleh AS

Istimewa
PYONGYANG, -  Bukan Korea Utara kalau tidak pernah menciptakan sensasi, kali ini yang menjadi sorotan negeri isolasi tersebut hingga dunia kembali melirik adalah kejadian di AS.

Sebagaimana informasi yang keluar dari Kantor Berita Korea Utara, KCNA, mengatakan berdasarkan juru bicara Kemlu negara tersebut bahwa kejadian yang terjadi di Kota Ferguson, AS adalah bukti pelanggaran hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Amerika Serikat.

“Ini adalah bukti jelas dan gambaran nyata bahwa AS adalah tundra bagi hak asasi manusia, tempat tindakan diskriminasi ras dipraktikkan secara terbuka,”ucap Jubir Kemlu yang tidak disebutkan namanya.

Jubir yang tidak disebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa ini sangat ironi besar bagi Amerika serikat menilai negara lain dengan standar HAM-nya yang salah walaupun AS adalah negara pelanggar HAM

“Ironi terbesar adalah AS mencoba menilai negara lain dengan standar HAM-nya yang salah walaupun Amerika adalah negara pelanggar HAM,”ucap sang Jubir.

Apa yang dilakukan Korea Utara ini terkait dengan situasi tertembaknya seorang kulit hitam, Michael Brown pemuda berusia 18 tahun oleh petugas polisi, Darren Wilson di Kota Ferguson medio Agustus lalu, akibat insiden tersebut membuat beberapa tempat di Amerika serikat picu demontrasi berujung rusuh.


Hal ini bersamaan dengan menolak serta mengecam resolusi PBB tentang pelanggaran HAM di negaranya dimana Pemerintahan Kim Jong-Un mengatakan apa yang terjadi di PBB tersebut atas seruan dan kendali Amerika Serikat untuk memperlakukan negaranya.

Bom Meledak Ketika Salat Jumat Berlangsung

KANO,  – Sebuah bom meledak dan suara tembakan menyalak ketika sekumpulan jamaah di Masjid Kota terbesar Nigera Utara, Kano sedang berlangsung.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, menurut saksi mata, serangan ini dilancarkan kelompok militant Islam paling berpengaruh negara tersebut, Boko Haram.

“Orang-orang ini membom masjid, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri orang-orang berteriak,”ucap saksi mata.

Masjid ini terletak tidak jauh dari Istana Emir Kano, sebuah gedung yang menjadi saksi kejayaan Islam di kota tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Kepolisian Kano hingga berita ini diturunkan menolak memberi keterangan, selain itu hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas insiden ini namun banyak spekulasi bahwa dari kelompok Boko Haram.

Sebagai informasi, selama lima tahun terakhir tercatat kelompok ini berkampanye untuk menghidupkan pemerintah Islam di bawah hukum syariat.

Cara berkampanye mereka pun dibilang mengerikan dengan cara membunuh ribuan orang dengan serangan senjata serta bom di beberapa gereja, sekolah, pusat militer, kantor polisi serta gedung pemerintah bahkan masjid pun dijadikan target serangan jika pusat ibadah itu berbeda pemahaman dengan kelompok ini.


Boko Haram sendiri menganggap pemerintah tradisional Islam di Nigeria tidak dihargai karena dilihat merusak dan golongan atas melayani diri sendiri yang mirip dengan pemerintahan sekuler.



Kontak this admin blog > ervanca@gmail.com

1,8 Milyar Anak Muda Dunia Dorong Perubahan


JAKARTA,  – Sebuah negara berkembang dengan jumlah penduduk usia muda yang tinggi dapat menikmat pertumbuhan ekonomi luar biasa besar terutama dalam melalukan investasi serius dalam berbagai bidang.

Hal ini tertuang dalam sebuah laporan kependudukan dunia 2014 yang dikeluarkan oleh Badan PBB bidang Kependudukan (United Nations Population Fund-UNFPA).

Sebagaimana informasi yang diterima melalui email mengatakan bahwa setiap tahun, UNFPA menyusun Laporan Kependudukan Dunia (SWOP) dengan tema berbeda berdasarkan atas persoalan kependudukan, yang muncul selama masa itu.

Laporan Situasi Kependudukan Dunia pada tahun ini mengangkat tema “Kekuatan 1,8 Milyar: remaja, pemuda dan transformasi masa depan”.

Laporan itu secara resmi disiarkan hari ini (28/11) oleh UNFPA bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Sebanyak 1,8 milyar pemuda—jumlah terbesar dalam sejarah—merupakan kesempatan luar biasa besar untuk mengubah masa depan. Mereka adalah penemu, pencipta, pembangun, dan pemimpin masa depan.

Namun, semua hal tersebut hanya dapat terlaksana jika mereka memiliki keterampilan, kesehatan, kesempatan dalam membuat keputusan dan pilihan dalam hidupnya.

"Dengan kebijakan dan investasi tepat di bidang sumber daya manusia, negara dapat memberdayakan pemuda untuk mendorong perkembangan ekonomi dan sosial serta meningkatkan pendapatan per kapita," kata Jose Ferraris, Perwakilan UNFPA untuk Indonesia, mengutip laporan SWOP 2014.

Laporan tersebut menyatakan bahwa peluang pertumbuhan ekonomi dapat diwujudkan melalui “bonus demografi”, yang dapat terjadi ketika jumlah penduduk usia kerja di suatu negara lebih besar daripada jumlah penduduk muda dan jumlah tanggungan.

Namun, untuk memaksimalkan bonus demografi tersebut, tiap negara harus memastikan bahwa penduduk usia produktif tersebut dibekali dengan baik untuk dapat meraih peluang kerja dan kemungkinan mendapat penghasilan lain.

Di Indonesia, berbagai upaya telah dilakukan untuk menyiapkan pemuda, menurut Plt Kepala BKKBN Prof Fasli Jalal mengatakan program yang dilakukan pemerintah ditujukan untuk mengembangkan potensi pemuda yang berjumlah 65 juta atau sekitar 28% dari jumlah penduduk pada sensus 2010.

"Program pemerintah secara ajek ditujukan untuk mengembangkan potensi pemuda, yang berjumlah 65 juta atau sekitar 28% dari jumlah penduduk berdasarkan atas sensus 2010. Tentu saja, Indonesia akan menggunakan kesempatan tersebut," ucapnya

Fasli Jalal menambahkan bahwa Indonesia memiliki jumlah besar muda dan bersemangat. Oleh karena itu, pemerintah merancang program, yang membekali generasi muda dengan pendidikan dan keterampilan tepat, kesadaran hidup sehat, kemampuan mengambil keputusan, serta kesempatan lebih luas untuk tumbuh.

Laporan UNFPA menunjukkan bahwa peralihan demografi, yang berlangsung di 60 negara, membuka peluang bagi bonus demografi. Besar-kecil bonus itu bergantung pada bagaimana setiap negara melakukan investasi kepada pemuda, sehingga mereka dapat memaksimalkan seluruh potensi mereka.


Menurut laporan tersebut, bonus demografi sebesar itu memiliki peluang membebaskan ratusan juta orang dari kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup serta mendorong kemajuan ekonomi. Investasi untuk generasi muda, yang dibutuhkan untuk menghasilkan bonus demografi, adalah perlindungan hak, termasuk hak reproduksi, peningkatan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi dan seksual, dan memberikan keterampilan serta pengetahuan untuk membangun kemampuan pemuda. Investasi tersebut juga dapat mempercepat penurunan angka kelahiran, yang dapat mempercepat peralihan demografi.



kontak email admin this blog > ervanca@gmail.com

Sambut Natal, Sennheiser Gelar Program Terbaru

JAKARTA, – Produsen Spesialis Audio, Sennheiser dalam rangka menyambut Natal akan mengadakan program untuk para penggemarnya.

Sebagaimaa informasi yang diterima melalui email mengatakan bahwa program yang bertajuk 24 day of MOMENTUM ini akan berlangsung selama bulan Desember.

Kompetisi ini sendiri menurut Uwe Cremering selaku Kepala Global Marketing Communication Sennheiser mengatakan program ini adalah cara pihaknya memberikan hadiah yang special pada Natal tahun ini.

“24 days of MOMENTUM adalah cara kami memberikan hadiah yang special pada Natal tahun ini serta beberapa hadiah unik yang luar biasa, “ucapnya.

Kompetisi ini bisa dilihat pada laman Sennheiser-momentum.com dimana para peserta dapat berperan serta dengan menjawab pertanyaan pilihan ganda yang berkaitan dengan artis atau program yang ditampilkan.

Petunjuk-petunjuk jawabannya akan tersedia dalam film pendek yang menyertainya. Hadiah dari kompetisi ini adalah headphone MOMENTUM dengan nama pemenang terukir pada produk tersebut dan juga perangkat tersebut ditandatangani oleh musisi yang menginspirasi pada tampilan film What’s Your MOMENTUM termasuk legenda beatbox, Eklips, DJ Luciano dan pelopor music Imogen Heap.

Selain itu juga dapat memenangkan tiket yang sangat istimewa untuk menyaksikan konser Disclousure secara langsung, menikmat pengalaman groove yang tak dapat dihentikan dengan bakat music telah membawa kakak-beradik ini sukses di dunia.

Selain itu juga berkesempatan untuk memenangkan grand prize dimana graffiti pribadi yang dilukis khusus oleh pelukis terkenal dunia Noe Two bahkan satu pemenang akan mendapati wajah mereka berada di tengah-tengah dari sebuah karya yang memadukan street style dengan kesenian yang bernilai tinggi

Tentang Sennheiser


Sennheiser Group, bermarkas di Wedemark dekat Hanover, Jerman, didirikan pada tahun 1945, salah satu perusahaan terkemuka di industri produsen mikrofon, headphone dan sistem transmisi nirkabel. 

Pada tahun 2013, perusahaan ini meraih perputaran penghasilan sebesar 590,4 juta Euro. Sennheiser memperkaryakan lebih dari 2.542 karyawan diseluruh dunia, memiliki pabrik di Jerman, Irlandia, dan Amerika Serikat. 

Perusahaan ini diwakili oleh anak perusahaan diseluruh dunia di: Perancis, Inggris, Belgia, Belanda, Swiss dan Liechtenstein, Jerman, Denmark (Nordic), Rusia, Hongkong, India, Singapura, Jepang, China, Kanada, Meksiko, USA serta Australia dan Selandia Baru. 

Perusahaan ini juga memiliki mitra dagang yang sudah lama terbentuk di berbagai negara lainnya. Georg Neumann GmbH, produsen mikrofon studio dan speaker monitor yang berbasis di Berlin, dan Sennheiser Communications A/S, usaha bersama yang membuat headset untuk PC, kantor dan call center, juga merupakan bagian dari Sennheiser Group.

Paus Fransiskus Audiensi dengan Presiden Turki

ISTANBUL, – Pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, Paus Fransiskus melakukan kunjungan ke Turki pada Jumat (28/11) dalam rangka perkuat hubungan antar pemimpin Muslim.

Sebagaimana dilansir media setempat. Para pejabat negara tersebut mengatakan pembicaraan soal toleransi agama serta usaha memerangi ekstremisme akan menjadi agenda utama di Ankara ketika pemimpin umat Katolik tersebut beraudiensi dengan Presiden Turki, Tayyip Erdogan dan Memeh Gomez, ulama terkemuka di negara tersebut.

Selain bertemu dengan ulama terkemuka, pemimpin 1,2 miliar umat Katolik Roma dunia itu akan bertemu dengan pemimpin spiritual 300 juta umat Kristen Ortodoks di seluruh dunia untuk menjalin hubungan lebih erat antara umat Kristen di Barat dan Timur.

Mereka akan mengeluarkan seruan bersama tentang hak asasi manusia dan kebebasan beragama serta pada mengatasi ketakutan bahwa Kristen akan menghilang dari tempat kelahirannya di Timur Tengah.

Perjalanan ke Turki yang dilakukan Paus Fransiskus adalah ketiga kalinya ke negara bermayoritas Muslim setelah Albania dan Yordania.

Selama berada di kawasan negara sekuler bermayoritas penduduknya Muslim tersebut, Paus akan berdoa di dalam Aya Sofia, Istanbul, salah satu katedral terbesar Kristen selama 900 tahun dijadikan Masjid umat Islam untuk 500 tahun berikutnya dan sekarang dijadikan museum.

Kamis, 27 November 2014

SIF Young Social Entrepreneur Kembali Digelar

SINGAPURA, -  Singapore International Foundation (SIF) baru saja mengumumkan pemenang SIF Young Social Entrepreneurs 2014.
Sebagaimana informasi yang diterima melalui email mengatakan program tersebut menganugerahkan penghargaan berupa bantuan dana dengan jumlah total senilai S$40.000 (sekitar Rp400 juta) kepada empat tim wirausaha muda di bidang sosial setelah menjalani program selama delapan bulan di bawah bimbingan para pemimpin perusahaan untuk mempertajam proposal bisnis mereka.
Selain itu, mereka akan berpartisipasi dalam kunjungan studi ke luar negeri dan melakukan presentasi untuk memenangkan bantuan dana bagi perusahaan sosial mereka.
Setelah menyeleksi 35 tim yang terdiri dari 76 pemuda dari 12 negara—termasuk Indonesia, Amerika Serikat, India, Malaysia, Republik Korea, Singapura, Thailand dan Kamboja—empat tim pemenang SIF YSE 2014 adalah:

Eden Greening, beranggotakan tiga pemuda Korea Selatan yaitu Young Ju Oh (22 tahun), Sang Su Kim (25) dan Yiyeun Hong (21). Mereka berupaya mengembangkan produk-produk ramah lingkungan guna mendukung penghijauan kota di Korea Selatan.

Jugnuu, dipimpin oleh pemuda Singapura Pramodh Rai (27), dan pemuda India Ankita Gupta (23) serta Priya Andleigh (23). Mereka menyediakan solusi-solusi pembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi mobile yang murah kepada murid-murid sekolah dasar dari keluarga kurang mampu di daerah pedesaan India.

Local Alike oleh tiga sekawan Suratchana Pakavaleetorn (25), Patomporn Pongnin (24) dan Somsak Boonkam (31). Mereka mempromosikan wisata berbasis komunitas sebagai mata pencaharian yang memungkinkan untuk masyarakat pedesaan di Thailand.

Society Staples oleh dua sekawan warga negara Singapura yaitu Debra Lam (21) dan Ryan Ng (23). Mereka berencana membuka pusat kebugaran untuk semua kalangan di Singapura, bahkan untuk penyandang cacat.

Indonesia sendiri diwakili oleh satu tim yang berhasil melaju sampai ke babak final: Hejo Green Fertilizer, yang terdiri dari Rhevi Dayana (20), Tania Alifianita (20) dan Rizqikha Hanung (20).
Antusiasme wirausaha sosial muda dari Indonesia pun meningkat pesat dimana pada tahun 2013 SIF menerima 7 proposal yang berasal dari 17 pelamar, dan di tahun 2014 menerima 41 proposal dari 103 pelamar.

Terkait dengan ajang ini menurut Ankita Gupta dari team Jugnuu mengatakan bahwa wawasan yang diterima dari program ini adalah tidak dapat dilakukan secara perorangan namun terinspirasi dengan semangat kolaborasi yang pihaknya rasakan bersama koleganya di YSE.

“Wawasan terhebat yang kami peroleh dari program ini adalah kami tidak dapat melakukannya sendirian. Kami terinspirasi oleh semangat kolaborasi yang kami rasakan bersama rekan-rekan peserta YSE, dan program ini betul-betul membuat kami dapat membangun hubungan dan menjalin persahabatan dengan orang-orang dari berbagai negara yang berbeda. Selain itu, program ini memberikan dasar yang kuat dan membantu membawa perusahaan sosial kami ke tahap berikutnya.”ucapnya

Menurut Ketua SIF, Euleen Goh mengatakan dalam ajang ini pihaknya menjalin persahabatan untuk menciptakan dunia yang lebih baik dengan mempertemukan Citizen Ambassador Global untuk berbagi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman untuk memperkaya hidup.

“Di SIF, kami menjalin persahabatan untuk menciptakan dunia yang lebih baik, mempertemukan Citizen Ambassadors global untuk berbagi pengetahuan, keterampilan dan pengalaman untuk memperkaya hidup ini melalui kewirausahaan sosial. Kini kita berada di putaran kelima dari program YSE tahun ini dan selalu merasa tergugah dan senang melihat semangat para pembuat perubahan di YSE ini. Sungguh sangat menginspirasi melihat para pemimpin muda ini mengerahkan kekuatan ide dan jejaring yang diberikan selama berlangsungnya program guna menciptakan perubahan yang positif dan memperkaya kehidupan di seluruh dunia.”ucapnya.

Sebagai informasi, program YSE yang diselenggarakan SIF berupaya menginspirasi, melengkapi dan memberdayakan kaum muda dari berbagai negara untuk mengembangkan perusahaan-perusahaan yang bergerak memecahkan masalah sosial di Singapura dan di negara-negara lainnya.

Sejak YSE diluncurkan pada 2010, program ini telah membina jaringan yang terdiri dari 260 agen perubahan muda dari 17 negara.

Para peserta YSE belajar dan berinteraksi dengan para pengusaha sosial terdepan, profesional bisnis dan pemuda yang menaruh minat besar pada inovasi sosial, sekaligus memperluas jaringan personal dan profesional mereka untuk membuka peluang kerja sama demi kebaikan masyarakat luas.

Hadiah uang tunai sebesar S$30.000 disponsori setiap tahunnya oleh apVentures. Tahun ini, Gubernur SIF Mr Kankipati Rajan Raju dan istrinya Mrs Anu Raju, sebagai penyandang dana aktif selama bertahun-tahun, juga ikut bergabung dengan menjanjikan bantuan pendanaan tambahan sebesar S$10.000.

Pendaftaran untuk program YSE 2015 sudah dibuka dan dapat dilihat di www.sif.org.sg/yse

TENTANG SINGAPORE INTERNATIONAL FOUNDATION

Singapore International Foundation menjalin persahabatan untuk mewujudkan dunia yang lebih baik.

Kami membangun hubungan yang erat antara warga Singapura dan masyarakat dunia, serta memanfaatkan persahabatan ini untuk memperkaya kehidupan dan mewujudkan perubahan positif.

Kerja kami berakar pada keyakinan bahwa interaksi lintas budaya memberikan wawasan yang memperkuat pemahaman. Pertukaran ini melahirkan inspirasi untuk bertindak dan memungkinkan terbangunnya kolaborasi untuk kebaikan bersama.

Program-program kami mempersatukan masyarakat untuk berbagi ide, keterampilan dan pengalaman di beragam bidang seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, seni dan budaya serta mata pencaharian dan bisnis.

Kami melakukan ini karena kami percaya, kita semua dapat, dan sudah semestinya, melakukan bagian kita untuk membangun dunia yang lebih baik, yaitu dunia yang damai, inklusif dan membuka kesempatan untuk semua orang.

Informasi lebih lanjut dapat diakses di www.sif.org.sg

Kontak Info > ervanca@gmail.com

Twitter.com/Lorcasz